Tips Toilet Training untuk Bayi

Toilet Training atau mengajarkan anak belajar Pee and Pup pada tempatnya (toilet), tidak boleh "ngembol/pake pampers dan clodi lagi" adalah hal yang cukup wow dikalangan emak-emak.
Koq wow sih? Iya wow banget dan butuh kesabaran extra juga Kerjasama semua penduduk rumah. Minimal Ayah dan Bunda bisa menjadi team yang solid.

Poin pentingnya "TIDAK BOLEH MALAS dan WAJIB KONSISTEN"
Nah ini dia yang menjadi momok buat emak-emak yang sedang menerapkan Toilet Training

Di awal memang berat, yeah berat bangetttt... gimana tidak berat. Baruuu juga diajak duduk ditoilet sampai pegel-pegel, iya pegel karena harus megangi halah bahasa Indonesia nya apa ya? Intinya biar anak tidak nyungsep dari toilet :D
Eh masih juga Pee tidak keluar, dan begitu diangkat eh currrr gitu saja dilantai. Basahhhh deh dan mari mengepel ompol, Yup wajib di pel biar tidak najis. Lain itu anak bisa terpeleset, nah disinilah letak kesabaran dan Kerjasama seluruh penghuni rumah harus solid.

Tapi santai saja Mom, semua mommy mau jaman sekarang ataupun jaman dulu ya memang begitu. Siap berkorban jiwa dan raga demi kebaikan anak-anaknya. Kalau bukan kita orang tuanya yang mengurus dan melatih disiplin, siapa lagi.

"Kan ada Baby Sitter, Asisten Rumah Tangga (ART), dll"

Ok saja sih pakai jasa mereka, tapi saya pribadi lebih Suka melakukannya sendiri. Alasannya simple saja. Minimal saya tahu.perkembangan anak-anak saya sedari Nol, itulah sebabnya sejak punya anak saya memilih Stay Home (enggak ngantor diluar lagi). Berkarir dirumah saja.

Btw, ini ada tips sederhana dalam mengajarkan Toilet Training (TT).
Caranya:

Cek dan antar ke toilet tiap sejam sekali / 2jam. Karena Kakak Aisy dan Baby Key ASI bisa 2-3jam baru Pee. Kenali gerak gerik anak, kan dari expresi nya kita bisa lihat kalau si anak mau Pee atau Pup. Kalau sudah ada tanda-tanda buruan deh angkut ke toilet dan lama-lama anak akan terbiasa.

Kalau sudah biasa emak dan bapaknya harus konsisten antar ke toilet. Biar sistem yang sudah terbentuk tidak buyar dan ajak anak komunikasi Kalau Pee dan Pup harus di toilet.

Lah anak dibawah 1th atau baru usia 1th mana ngerti di ajak komunikasi? Ngerti koq, kami sudah membuktikannya pada anak kami. Percayalah anak-anak itu jauh lebih cerdas dan punya daya ingat lebih tinggi dari kita orang dewasa.

Mudah kan Caranya... Oh iya tiap di awal tidur, sampaikan dengan lembut
"Sayang bobok itu untuk istirahat, kalau mau pee bangun dan kasih Tahu ayah bunda ya. Nanti di antar ke toilet"
Sounding bisa disesuai kondisi dan situasi.

Alhamdulillah... Kk Aisy lulus Toilet Training diusia 9 bulan dan Baby Key sampai detik ini usia 13 bulan masih belum lulus, tapi sudah mulai bisa diajak Kerjasama. Malam sudah tidak ngompol lagi. Siang masih kadang-kadang kecolongan, tapi tidak apa-apa kami akan terus berjuang demi kebaikan :D

Selamat mencoba ya bunda, Semoga sukses. Chayo dan salam dari Malang.

Anak Sholeh dan Sholehah kesayangan Ayah Bunda :)


Baby Key Suka banget kalau main ke Toko Buku dan Perpus

Comments